Museum Batak Tomok, Wisata Sejarah dan Kebudayaan Batak di Desa Tomok Samosir

Museum Batak ini terletak Desa Tomok, begitulah namanya. Desa ini merupakan desa wisata yang terdapat di Pulau Samosir, Danau Toba. Bagi Anda yang pernah berkunjung ke Pulau Samosir, tentunya Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan keberadaan desa yang satu ini, sebab desa ini letaknya sangat strategis di Pulau Samosir karena lokasinya yang mudah dijangkau dengan menggunakan kendaraan seperti transportasi umum dan lainnya terlebih karena Tomok juga adalah pelabuhan bagi kapal pengunjung yang datang dari parapat dan ajibata.


museum batak tomok
batak museum tomok
Berbicara tentang Desa Tomok, desa ini merupakan salah satu desa kecil selain desa Simanindo yang letaknya hanya beberapa kilometer saja. Namun Desa Tomok mempunyai ragam objek wisata yang luar biasa indahnya, mulai dari panorama alam yang membentang dengan jejeran perbukitan hijau, danau yang membentang luas serta beberapa objek wisata sejarah dan budaya yang dapat kita temukan di salah satu kawasannya.

Diantara beberapa objek wisata sejarah yang terdapat di Desa Tomok, salah satu yang paling populer adalah Museum Batak Tomok. Pernahkah Anda mendengar nama museum yang satu ini ? Di Pulau Samosir, memang terdapat beberapa bangunan museum, salah satunya adalah Museum Batak Tomok. 

Museum ini memang begitu populer di Pulau Samosir selain Museum Batak Huta Bolon Simanindo yang terletak di Desa Simanindo, dan sebagaimana halnya Museum Huta Bolon Simanindo, Museum Batak Tomok pun juga memiliki ragam koleksi benda-benda bersejarah etnis Batak serta beberapa benda-benda penting lainnya.

Museum Batak Tomok ini sangat mudah dijumpai, karena letaknya berada di tengah-tengah kompleks objek wisata sejarah di Desa Tomok. Sehingga apabila Anda memasuki kompleks objek wisata sejarah ini maka hamparan beberapa bangunan bersejarah pun akan segera menyambut Anda dengan eksotikanya. Tidak jauh dari patung sigale-gale tomok. Museum batak tomok ini juga bisa kita temui diujung jalan setelah melewati pasar souvenir tomok yang menjadi salah satu objek wisata favorit untuk para pengunjung yang mencari atau memburu buah tangan untuk dibawa pulang. Seperti tas, gelang, kalung, kaos, bahkan banyak ukiran batak.

Museum Batak Tomok ini sering dikunjungi oleh wisatawan yang datang dari berbagai daerah di Indonesia, tak ketinggalan pula beberapa wisatawan mancanegara yang memadati objek wisata ini, biasanya mereka datang dengan dipandu oleh seorang guide yang bertugas untuk menjelaskan cerita di balik keberadaan objek wisata sejarah tersebut.

Jika dilihat dari luar, bangunan Museum Batak Tomok ini arsitekturnya berbentuk seperti Ruma Bolon dengan ragam ornamen khas Batak yang menghiasi. Halaman depannya hanya sebuah halaman yang lebar dengan ditumbuhi oleh beberapa pepohonan rindang beserta pamflet penanda museum. Ketika pertama kali memasuki halaman depan museum ini, maka nuansa tradisional Batak pada zaman dahulu sangat terasa, sebab di kompleks ini terdapat beberapa benda-benda maupun perabotan khas Batak yang terbuat dari bebatuan yang cukup unik.

Jika di teliti lebih lanjut, benda-benda tersebut sengaja dipahat dengan menggunakan alat pejabat tradisional, dan jika di tinjau dari usia bebatuan tersebut, dipastikan sudah ratusan tahun lamanya sehingga tidak boleh sembarangan ketika memegangnya. Tak hanya itu, objek wisata sejarah di Desa Tomok ini pun juga memiliki nilai-nilai historis maupun nilai-nilai mistis yang sangat tinggi.

baca juga:
Objek wisata yang ada di kawasan danau toba
Lokasi menara pandang tele
Bukit Holbung Samosir

Museum Batak Tomok pun cukup unik dengan beberapa ornamen yang unik, salah satu ornamen yang sangat menarik perhatian adalah ornamen berbentuk cicak putih yang menempel di dinding. Ornamen seperti ini dapat ditemukan di bangunan-bangunan khas Batak yang lainnya di sekitar Sumatera Utara. Menurut kepercayaan masyarakat Batak, cicak bermakna sebagai perlindungan serta pesan kepada masyarakat Batak bahwasanya masyarakat Batak harus bisa berbaur dengan lingkungannya dimanapun ia bermukim.

Tak hanya itu, bentuk bangunan museum yang mengadopsi bentuk Jabu Bolon ini pun juga memiliki luas yang cukup, dengan ornamen warna merah, warna hitam, dan warna putih yang menghiasi bagian atasnya, seperti halnya warna yang terdapat pada bangunan-bangunan khas Batak lainnya. Warna-warna tersebut diyakini memiliki filosofis tersendiri bagi masyarakat Batak dan bermakna sakral. Dan banyak juga yang beranggapan bahwa itu adalah warna pada bendera bangsa batak.

gorga batak
gorga batak
Di dalam museum ini, akan kita dapati beberapa koleksi benda-benda peninggalan sejarah Batak yang mengandung nilai historis tinggi. Beberapa diantara benda-benda tersebut adalah peralatan perang seperti pedang yang digunakan pada masa dahulu untuk berjaga-jaga ketika menghadapi marabahaya. Kemudian terdapat juga beberapa benda-benda pertanian tradisional yang digunakan pada masa dahulu sebagai mata pencaharian masyarakat Batak, serta beberapa perlengkapan dapur.

Berikut beberapa koleksi yang ada di Museum batak tomok:

  • Pinggan pasu memang bukan barang baru di Tanah Batak. Piring besar yang terbuat dari keramik ini berasal dari daratan Cina, sekitar abad XVII, jaman Dinasti Ching. “Bersamaan dengan masuknya kolonialisme Barat ke Asia. Ukiran naga di piring, merupakan penanda yang tak diragukan lagi. Bahannya dari Celadon atau batu-batuan, belum ada yang dari batu giok.

pinggan pasu
museum batak tomok

  • Sigale Gale atau Si Gale-Gale atau Sigalegale adalah sebuah patung kayu yang digunakan dalam pertunjukan tari saat ritual penguburan mayat suku Batak di Pulau Samosir, Sumatera Utara. Sigale Gale berasal dari kata “gale” artinya lemah, lesu, lunglai. Sigale Gale cukup terkenal di kalangan para turis. Selama menari-nari, patung ini dikendalikan oleh seorang pemain dari belakang mirip boneka marionette menggunakan tali tersembunyi yang menghubungkan bagian-bagian patung melalui podium kayu berukir tempatnya berdiri. Hal ini memungkinkan bagian lengan, kepala dan tubuhnya digerakkan. Konon, jumlah tali yang menggerakkan Sigale gale sama dengan jumlah urat yang ada di tangan manusia.

patung sigale gale
patung sigale-gale
  • Berikut bukan koleksi museum batak tomok. Tetapi souvenir yang disediakan untuk dibeli oleh para pengunjung yang datang ke museum yang berada di tomok samosir ini.
patung ukiran di museum batak tomok
patung ukiran

Selain itu juga terdapat juga beberapa koleksi budaya etnis Batak seperti beberapa patung berbahan kayu, serta beberapa kain tenun ulos yang memiliki bermacam-macam motif. Semua koleksi tersebut merupakan koleksi yang cukup unik untuk dilihat, apalagi koleksi-koleksi tersebut berasal dari sejarah-sejarah etnis Batak di masa lampau.

Museum ini merupakan pilihan objek wisata sejarah yang dapat Anda kunjungi di Pulau Samosir selain Museum Huta Bolon Simanindo, Anda tak hanya dapat melihat koleksi benda-benda peninggalan sejarah karena Anda pun juga dapat merasakan suasana perkampungan masyarakat Batak di masa lampau yang begitu eksotis. Bahkan bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke museum ini pun hanya dipungut biaya 5.000 rupiah saja. Harga yang menurut saya sudah sangat murah. terlebih ini adalah kebiijakan terbaru pemda. Kalau beberapa tahun lalu memang tidak dikenakan biaya. maka Anda dapat melihat-lihat koleksi benda-benda di museum ini sepuasnya. 


  • Jika teman-teman ingin berfoto menggunakan pakaian adat batak di museum ini, pengunjung hanya akan membayar 20.000 rupiah saja. dan kita sudah bisa berfoto sepuasnya untuk mendapatkan foto yang kita mau. dan tentunya spesialnya kita berfoto diantara banyak koleksi museum yang bernilai sejarah tinggi.

Berkunjung ke museum ini, tak lengkap rasanya apabila tidak mendapatkan souvenir khas museum. Bagi Anda yang ingin mendapatkan souvenir khas Museum, Anda dapat menuju ke sebuah etalase yang menjual beberapa souvenir tersebut, etalase tersebut letaknya tepat di bagian belakang dari museum dan menyatu dengan bangunan museum.

museum batak
foto etalase penjualan souvenir museum batak tomok
Bahkan beberapa souvenir museum tersebut ada yang mirip dengan beberapa benda-benda di dalam museum seperti patung, serta beberapa ukiran khas Batak yang dapat Anda pilih dengan harga yang bervariasi tentunya sesuai dengan ukuran dan tingkat kesulitan ukurannya.

sepasang ukiran patung di museum tomok.
Mungkin itu saja yang bisa saya jelaskan mengenai museum batak tomok yang terletak di pulau samosir yang tentunya kita sudah tahu bahwa samosir memiliki banyak objek wisata alam dan budaya lainnya. (pardi sinaga)

Postingan terkait:

1 Tanggapan untuk "Museum Batak Tomok, Wisata Sejarah dan Kebudayaan Batak di Desa Tomok Samosir"