Parapat Monaco of asia katanya

Parapat akan jadi monaco of asia katanya. Melihat potensinya sih bisa aja. akhir-akhir ini banyak isu atau pun berita yang menyatakan pembangun akan segera di parapat. sebuah kota kecil di tepian danau toba sumatra utara.

parapat

tapi coba kita lihat sebagai penduduk disana. mungkin saja mereka akan sangat banggga mendengar kabar tersebut. tanpa sadar jika sudah begitu, mereka akan jadi budak di rumah mereka sendiri. lihatlah. pembangunan akan dimana2. investor asing akan masuk dengan modal yang jauh lebih dari yang dimiliki orang setempat.

bayangkan jika sudah terjadi pembangunan besar-besaran. mau berjualan dimana para pemilik toko sovenir di pantai? rumah2 disekitaran pantai akan digusur dan dibangun hotel para investor. atau yang lebihnya lagi yang menyatakan akan ada jembatan langsung samosir. coba bayangkan akan ada berapa kapal yang akan menganggur diparapat. masa sih mau jadi orang asing ditempat kita sendiri?

hanya saja memang jika dilihat dari segi kemajuan tentu jika pembangunan sudah direalisasikan akan semakin banyak pengunjung atau wisatawan yang akan merapat ke danau toba. tentu ini akan menjadi sebuah nama baik untuk daerah tersebut. tapi jika dilihat dampaknya bagi penduduk setempat, maka akan banyak lahan warga yang akan tersita oleh para investor. hotel akan semkin diperbanyak. lalu akan dimana kita tinggal? apa kita mau jadi orang yang hanya akan melihat2 saja kesuksesan orang asing didaerah kita sendiri?
entahlah semoga saja kita lebih bijak menanggapi hal tersebut.
jangan mau jadi orang asing dirumah sendiri.
-ard

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Parapat Monaco of asia katanya"

Post a Comment